Jumat, 07 Januari 2022

Ujian Sesungguhnya


Selamat, Buk
Kamu sudah menyakiti hati kami
Membuat kami menangis
Membuat kami bingung bagaimana bertahan di bulan2 kedepan

Kamu tidak peduli
Dengan kondisi ekonomi kami
Dengan kelangsungan hidup kami
Dengan ayah yang harus memberi makan anak istri

Hanya karena membabi buta dengan aturan
Yang tak sepenuhnya berisi keadilan
Kamu hanya dengki dalam hati
Dan menyimpan kejengkelan sendiri

Meskipun yang lainnya memberi pemakluman
Dan masih membuka kesempatan
Kamu malah mengompor-ngompori
Agar mereka dipecat dini

Kamu sungguh tak punya hati, Buk
Percuma tampilanmu religi
Berbuat baik hanya kepada kawanmu saja
Tak peduli orang lain menderita

Aku ingat hari ini, Buk
Hari dimana kamu buat kami menderita
Dengan memotong jalan rejeki kami
Tanpa peduli masa pandemi
Ataukah sekedar bertanya, masih adakah tabungan kami

Aku mengadu pada Robbku, Buk
Setidaknya Dia akan menegurmu
Agar lebih berbelas kasih dan manusiawi
Kepada teman seperjuangan dan seprofesi
Semoga nanti kamu tidak sombong lagi
Karena harta hanyalah titipan ilahi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar