Selamat, Buk
Kamu sudah menyakiti hati kami
Membuat kami menangis
Membuat kami bingung bagaimana bertahan di bulan2 kedepan
Kamu tidak peduli
Dengan kondisi ekonomi kami
Dengan kelangsungan hidup kami
Dengan ayah yang harus memberi makan anak istri
Hanya karena membabi buta dengan aturan
Yang tak sepenuhnya berisi keadilan
Kamu hanya dengki dalam hati
Dan menyimpan kejengkelan sendiri
Meskipun yang lainnya memberi pemakluman
Dan masih membuka kesempatan
Kamu malah mengompor-ngompori
Agar mereka dipecat dini
Kamu sungguh tak punya hati, Buk
Percuma tampilanmu religi
Berbuat baik hanya kepada kawanmu saja
Tak peduli orang lain menderita
Aku ingat hari ini, Buk
Hari dimana kamu buat kami menderita
Dengan memotong jalan rejeki kami
Tanpa peduli masa pandemi
Ataukah sekedar bertanya, masih adakah tabungan kami
Aku mengadu pada Robbku, Buk
Setidaknya Dia akan menegurmu
Agar lebih berbelas kasih dan manusiawi
Kepada teman seperjuangan dan seprofesi
Semoga nanti kamu tidak sombong lagi
Karena harta hanyalah titipan ilahi
Jumat, 07 Januari 2022
Ujian Sesungguhnya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar