Jumat, 11 November 2022

Cuti

Menghitung hari, kembali ke sekolah lagi. Pikiran sudah melayang-layang. Haruskah kubawa bayi merahku yang masih dua minggu? Atau haruskah ku tinggal ia dan memberinya susu formula?

Kadang kesal dengan kepala sekolah yang memberi jatah cuti  cuma 40 hari. Padahal harusnya bisa 3 bulan. Yah, tapi mau bagaimana lagi. Sebentar lagi ulangan semester. Dan kelas 4 tak bisa kutinggal. Bulan sibuk, tugas menumpuk. Tak mungkin aku bersantai-santai sendirian.

Belum masuk sekolah, tapi pikiran sudah tak tentu arah. Membayangkan segala hectic dan kerempongan yang ada di depan mata. Hhh...sanggupkah?

Pilihan ini memang kubuat sendiri. Jadi kudu sabar menanggung konsekuensi. Allah, berilah kekuatan pada diri ini.