Kita pasti punya 1 hari yg spesial. Ya, itulah hari lahir. Kita amat senang jika teman2 memberi kejutan, kue dan kado pada hari ultah kita. Rasanya mereka amat sayang dan perhatian.
Tapi, bgmn dg yg tidak memberi ucapan dan kado? Apa mereka tidak sayang? Ah, bukan begitu. SAYANG adalah saat kau mendoakan sahabatmu tiap waktu. PERHATIAN adalah mendukung ia berubah lebih baik, juga mengingatkan ia ketika salah.
Tulisan ini pun sbg ungkapan sayang dan perhatian pada saudari2ku muslimah. Agar mereka mengetahui kebenaran bhw sejatinya merayakan ultah dengan kue dan kado memang bukan tradisi Islam. Ia diadopsi dari kebiasaan non muslim, dan menyebar di kalangan muslim. Kata Nabi yg intinya barangsiapa menyerupai suatu kaum, mk ia termasuk bagian dr mereka. Nah pasti tidak ada muslim yg mau jd golongan mereka kan? Jadi, sebaiknya kita MENINGGALKAN perayaan ulang tahun.
Ya,mungkin sulit, apalagi jika sudah terbiasa merayakan ultah sahabat karib setiap tahun. Tapi, apa kita biarkan saja terus menerus? Tidak! Kita harus berubah. Perlahan2. Kalau masih tidak bisa meninggalkannya, Setidaknya terimalah fakta ini. Terimalah kebenaran bahwa merayakan ultah itu tradisi non islam. Kita jgn menyerupai mereka. Jika kita lapang dada meyakini kebenaran ini, semoga Allah mencondongkan hati kita dan memberi kita kekuatan utk meninggalkannya. Aamiin.